Selasa, 31 Agustus 2010 /

Mudik Lebaran 2010

Lebaran 2010 ini saya berencana untuk mudik. Mata ini terasa mengantuk sekali karena sepanjang malam saya tidak bisa merasakan tidur, karena banyaknya pekerjaan saya yang menumpuk. Puji Tuhan orderan komputer baru untuk bulan ini lumayan rame. Bisa untuk sangu waktu mudik lebaran nanti.

Satu persatu CPU selesai dirakit dan di install sesuai dengan kebutuhan. Untuk instalasi kali ini saya tidak menggunakan cara yang biasa saya lakukan. karena pendeknya jam pengerjaan dan masih banyak nya pekerjaan yang belum bisa saya selesaikan.

Saya install 5 unit pesanan sebah sekolah di surabaya dengan cara cepat , cloning disk.

komentar (0) / Read More

Selasa, 23 Maret 2010 / Label:

Mudik ke desa Ngrendeng

Hari ini terasa dingin,karena hujan yang mengguyur desa yang saya tinggali.Lama banget rasanya tidak berkunjung ke blog ini kangen rasanya,pengen menumpahkan dalam tulisan supaya saya selalu teringat.

Nanti tanggal 25 saya berencana mau mudik ke Desa Ngrendeng ,untuk mengobati rasa kangen sama orang tua,habisnya lama banget tidak bertemu.sekalian melihat kolam yang lama saya tinggalkan.ikan nya sudah besar besar belum ya?

Mudik bersama keluarga,ada Istri dan anak yang menemani,sekalian mengajak teman supaya tidak sepi dalam perjalanan.

sementara ini dulu dah , kapan nanti kalo ada waktu akan saya tulis lagi di sini.

by : putra desa ngrendeng

komentar (0) / Read More

Kamis, 03 Desember 2009 /

Kamis, 01 Oktober 2009 /

Ratusan Korban Masih Terjepit di Reruntuhan


Hingga Kamis (1/10) siang, Pemerintah Kota Padang mencatat 144 korban tewas dalam musibah ini. "Ratusan korban lagi masih terjepit di dalam reruntuhan bangunan dan belum bisa diselamatkan," ujar Wali Kota Padang Fauzi Bahar dalam telewicara pada tayangan Liputan 6 Siang SCTV.


Fauzi menjelaskan, pihaknya agak kesulitan menyelamatkan korban yang terhimpit reruntuhan karena tidak memiliki alat berat, sehingga semuanya dilakukan secara manual. Padahal, alat-alat itu sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan korban yang berada di beberapa lokasi, seperti di sebuah tempat kursus yang diduga terdapat puluhan korban yang masih menunggu pertolongan.

Tidak hanya itu, di sejumlah hotel di Kota Padang, kondisinya tak jauh berbeda. Di Hotel Ambacang, misalnya, sudah ditemukan 11 korban tewas dan satu orang diselamatkan. "Sedangkan di Hotel Mariani masih terdengar suara minta tolong dari bawah reruntuhan," jelas Fauzi.

komentar (3) / Read More

/ Label: , , ,

Ratusan Korban Gempa Padang Terancam Kelaparan

"Tidak ada makanan dan minuman karena pusat pasar lumpuh sejak gempa hingga Kamis (1/10) ini," kata Tayung, tokoh pemuda Desa Aru Lohong, Kecamatan Sungai Limau Pariaman, Kamis.

Informasi Tayung tersebut terekam dalam pesan singkat (SMS) yang disampaikan kepada saudara kandungnya, Ampelsa, yang saat ini berada di Kota Banda Aceh.

Dalam SMS itu Tayung menjelaskan, ratusan warga kini mengungsi di perbukitan atau sekitar tiga kilometer dari pesisir pantai Pariaman. Hingga saat ini belum ada dapur umum dan masyarakat juga dalam kondisi panik dengan berharap segera adanya bantuan.

Ia juga menjelaskan bahwa ruas jalan raya di daerah pesisir Pariaman menuju Pasaman retak-retak yang serius sehingga sulit dilalui.

Ratusan unit rumah warga di dua kecamatan tersebut juga dilaporkan rata dengan tanah akibat gempa berkekuatan 7,6 pada skala richter (SR), Rabu (30/9), sekitar pukul 17.16 WIB itu.

Selain rumah warga, fasilitas publik, rumah, sekolah juga rusak berat di wilayah pesisir Provinsi Sumatra Barat tersebut.

Sementara itu, sejumlah warga Minang di perantauan di Kota Banda Aceh menyatakan kekhawatiran mereka terhadap keselamatan saudaranya di Sumatera Barat.

"Saya hanya bisa mengirim dan membacakan pesan perkembangan lewat SMS, itu pun sangat sulit. Saya sampai dini hari mencoba terus mengontak dan mengirimkan SMS, tapi aksesnya sangat sulit, dari ratusan kali pengiriman hanya satu yang bisa," kata Ampelsa, warga perantauan itu.
 
original post : http://www.antaranews.com/berita/1254380706/ratusan-korban-gempa-padang-terancam-kelaparan

komentar (0) / Read More

Rabu, 30 September 2009 / Label: ,

Selamat Jalan Mbah Toha.

Telah meninggal Mbah Toha,warga desa Ngrendeng Dukuh pungan .Kami mengucapkan selamat jalan semoga arwah Mbah Toha di terima di Sisi Nya sesuai dengan amal perbuatanya.Dan kami berdoa semoga keluarga yang di tinggalkannya diberikan  ketabahan.

Kita harus yakin bahwa Mbah Toha hanya pindah tempat tinggal saja.Diberikan kehidupan kekal yang lebih baik.

Kalau gak salah dulu mbah Toha adalah seorang yang merintis usaha pembuatan Tape dari pohong yang rasanya enak.Semoga nantinya ada pengganti yang mau meneruskan usaha pembuatan Tape pohong.

komentar (0) / Read More

Jumat, 25 September 2009 / Label: , ,

Bayi terberat alias bayi raksasa


Bayi dengan berat badan 8,7 Kg lahir di Sumatra selatan.Panjang badan bayi ini 62 CM .Waou bisa dibayangkan besarnya bayi ini pastilah sangat besar 2kali lipat sampai 3 kali lipat dari berat badan bayi normal.

Cara kelahirannya bayi ini melalui operasi caesar.Karena jalannya gak muat kali ya.wakakaka.
lahir di RSU Abdul Manan Simatupang, Asahan. “operasinya sangat berat, terutama saat proses mengambilnya . Kakinya besar sekali,” ujar dokter yang menangani proses kelahirannya.

Selamat atas kelahirannya ,paling tidak berkat kelahirannya nama Indonesia bisa terkenal juga di luar negeri.karena rekor selama ini telah terpecahkan.

komentar (1) / Read More